Jumat, 13 Desember 2013

Catur Dharma Universitas Muhammadiyah Jakarta



Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kata-kata inilah yang sering kita dengar di berbagai kampus yang ada di Indonesia. Menariknya hanya di Universitas Muhammadiyah Jakarta yang memiliki Catur Dharma Perguruan Tinggi.





Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah salah satu tanggung jawab mahasiswa yang harus dikerjakan bersama dan secara berkesinambungan. Meliputi pendidikan dan pengajaran dalam rangka memperoleh pengetahuan, penelitian dan pengembangan untuk kemajuan teknologi dan mengaplikasikan pengetahuan yang didapat, dan pengabdian kepada masyarakat atas ilmu dan penelitian yang didapat kepada masyarakat.



Ketiga hal ini saling berkaitan antar satu dengan yang lainnya dan dapat dilakukan ketika masih berada di bangku perkuliahan. Penelitian yang dilakukan berawal dari pengetahuan yang didapat dan hendaknya diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.



Namun di Universitas Muhammadiyah Jakarta memiliki satu dharma lainnya yakni Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK). Sebagai kampus yang berbasis islami diberikannya pengetahuan, pemahaman dan aplikasi praktik mengenai hal tersebut.



“Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menjalankan program  AIK dengan dipilihnya beberapa mahasiswa yang memiliki kemampuan lebih dalam bidang agama seperti mengaji lalu diberikan pelatihan khusus dan disiapkan untuk membantu dosen memberikan pengajaran tentang AIK. Hal ini merupakan program dari bidang 4 Al Islam Kemuhammadiyahan pihak Rektorat dan Bidang 3 dalam fakultas”. Tutur Ma’mun Murod Albar-basyi Wakil Dekan 3 FISIP.



Dengan adanya Catur Dharma di harapkan lulusan Universitas Muhammadiyah Jakarta memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan lulusan universitas lainnya. Khususnya kemampuan dalam bidang agama  dengan menjalani kehidupan didunia sesuai dengan perintah Allah sebagaimana aslinya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar