Tri Dharma Perguruan
Tinggi. Kata-kata inilah yang sering kita dengar di berbagai kampus yang ada di
Indonesia. Menariknya hanya di Universitas Muhammadiyah Jakarta yang memiliki
Catur Dharma Perguruan Tinggi.
Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah salah satu tanggung
jawab mahasiswa yang harus dikerjakan bersama dan secara berkesinambungan.
Meliputi pendidikan dan pengajaran dalam rangka memperoleh pengetahuan,
penelitian dan pengembangan untuk kemajuan teknologi dan mengaplikasikan
pengetahuan yang didapat, dan pengabdian kepada masyarakat atas ilmu dan
penelitian yang didapat kepada masyarakat.
Ketiga hal ini saling berkaitan antar satu dengan yang
lainnya dan dapat dilakukan ketika masih berada di bangku perkuliahan.
Penelitian yang dilakukan berawal dari pengetahuan yang didapat dan hendaknya
diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Namun di Universitas Muhammadiyah Jakarta memiliki satu
dharma lainnya yakni Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK). Sebagai kampus yang
berbasis islami diberikannya pengetahuan, pemahaman dan aplikasi praktik
mengenai hal tersebut.
“Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menjalankan
program AIK dengan dipilihnya beberapa
mahasiswa yang memiliki kemampuan lebih dalam bidang agama seperti mengaji lalu
diberikan pelatihan khusus dan disiapkan untuk membantu dosen memberikan
pengajaran tentang AIK. Hal ini merupakan program dari bidang 4 Al Islam
Kemuhammadiyahan pihak Rektorat dan Bidang 3 dalam fakultas”. Tutur Ma’mun
Murod Albar-basyi Wakil Dekan 3 FISIP.
Dengan adanya Catur Dharma di harapkan lulusan
Universitas Muhammadiyah Jakarta memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan
lulusan universitas lainnya. Khususnya kemampuan dalam bidang agama dengan menjalani kehidupan didunia sesuai
dengan perintah Allah sebagaimana aslinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar